Recent News

Copyright © 2024 Blaze themes. All Right Reserved.

Home » Tekno » CEO Microsoft AI Heran Pengguna Kritik Microsoft Copilot

CEO Microsoft AI Heran Pengguna Kritik Microsoft Copilot

Share It:

Daftar Isi

Fitur Microsoft Copilot sedang ramai diperbincangkan, namun bukan karena pujian. Justru, banyak pengguna Windows 11 yang menyuarakan kritik dan kekecewakan mereka.

Reaksi negatif ini sampai menarik perhatian CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman. Dia mengaku heran dan merasa tergelitik dengan banyaknya hujatan yang ditujukan kepada asisten AI buatannya.

Di tengah euforia industri teknologi yang mendorong adopsi AI ke mana-mana, tanggapan dari pengguna biasa ini seperti tamparan. Mengapa sebuah fitur yang digadang-gadang akan memudahkan pekerjaan justru mendapat respons yang begitu dingin?

CEO Microsoft Heran Dengan Hujatan Microsoft Copilot

Cuitan Mustafa Suleyman di X justru membuka pintu bagi banjir keluhan. Alih-alih meredakan suasana, postingannya itu malah menjadi tempat berkumpulnya para pengguna yang kesal.

Salah satu tanggapan yang paling menyita perhatian datang dari akun bernama vx-underground. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa “kemudahan” yang dijanjikan Microsoft sebenarnya adalah masalah baru yang dibungkus dengan teknologi mutakhir.

Keluhan pengguna sangat beragam. Ada yang merasa Microsoft Copilot lambat dan tidak responsif, sehingga justru menghambat produktivitas ketimbang membantunya.

Ada juga yang mengeluh bahwa fitur ini terlalu memaksa dan sering muncul di saat yang tidak diinginkan, mengganggu konsentrasi kerja. Yang paling sering diungkapkan adalah perasaan bahwa mereka tidak diberi pilihan.

Fitur ini seolah diinstal secara default tanpa tanya mau atau tidak, mencerminkan pendekatan Microsoft yang dianggap otoriter. Bagi banyak orang, pengalaman menggunakan Microsoft Copilot terasa seperti diatur oleh mesin, bukan dibantu olehnya.

Di balik keluhan tentang kinerja, ada kekhawatiran yang lebih dalam dan bersifat fundamental yaitu masalah privasi dan kendali data.

Fitur-fitur AI seperti Microsoft Copilot dan Recall (yang direncanakan) bekerja dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data pengguna.

Recall, misalnya, dikabarkan akan mengambil tangkapan layar aktivitas pengguna secara periodik. Bagi Microsoft, data ini adalah bahan bakar untuk membuat AI lebih pintar dan personal.

Namun, bagi pengguna, ini adalah lampu merah besar. Dalam era di mana kebocoran data dan pelanggaran privasi sering terjadi, ide bahwa setiap gerak-gerik di komputer mereka mungkin direkam dan disimpan adalah hal yang menakutkan.

Pengguna mempertanyakan ke mana data itu pergi, siapa yang bisa mengaksesnya, dan bagaimana data itu diamankan.

Kekhawatiran ini diperparah oleh ketidakjelasan dan kurangnya kontrol yang diberikan kepada pengguna akhir.

Mereka merasa tidak punya kuasa atas data mereka sendiri, dan itu adalah pertukaran yang tidak adil untuk sekadar fitur “saran otomatis” dalam mengetik email.

Tags :

Sofi Amelia

One thought on “CEO Microsoft AI Heran Pengguna Kritik Microsoft Copilot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terbaru

WartaGamer adalah sumber berita dan ulasan terpercaya seputar dunia game, teknologi terkini, dan hiburan pop culture (anime, film, series). Dapatkan update, tips, dan analisis mendalam hanya di sini.

Review Terbaru

Artikel Populer

Copyright © 2025 Warta Gamer. All Right Reserved.