Awal tahun 2026 ini, dunia game disambut dengan rilisnya Highguard, game baru dari Wildlight Entertainment yang cukup dinanti.
Mereka bahkan menggelar Launch Showcase yang memamerkan gameplay, karakter, dan berbagai kontennya. Sayangnya, euforia itu sepertinya cepat meredup.
Dalam hitungan jam saja, Highguard langsung mendapat cap ‘Overwhelmingly Negative’ di platform Steam. Padahal, game ini belum genap satu hari umurnya.
Fenomena ini cukup menarik. Biasanya, game yang diantisipasi punya masa ‘grace period’ di mana pemain masih menikmati konten awal sebelum memberikan penilaian.
Tapi tidak dengan Highguard. Gelombang kekecewaan datang begitu cepat dan masif. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
Halaman Steam Langsung Dipenuhi Ulasan Negatif
Begitu rilis, halaman Steam untuk Highguard langsung dipenuhi ulasan. Hasilnya, mayoritas ulasan adalah negatif.
Ulasan negatif untuk Highguard ini datang dari berbagai masalah. Mulai dari persoalan teknis seperti server dan optimasi, hingga hal mendasar seperti desain gameplay yang dianggap tidak menarik.
Masalah Performa Jadi Penyebab Utama Kekecewaan
Banyak pemain yang mengeluhkan hal ini, terutama mereka yang memiliki komputer dengan spesifikasi bagus. Misalnya, ada yang memakai VGA RTX 5070Ti dan prosesor Intel i7 14700K.
Spek itu seharusnya bisa menjalankan game baru dengan mulus. Namun kenyataannya, Highguard kesulitan mempertahankan framerate yang stabil dan sering terasa patah-patah.
Bayangkan kamu sudah menyiapkan peralatan yang baik, tapi hasilnya tidak maksimal. Tentu rasanya jengkel.
Selain masalah FPS, banyak juga yang melaporkan game sering freeze sebentar atau loadingnya lama. Untuk game yang membutuhkan kecepatan, masalah teknis seperti ini sangat mengganggu.
Wajar jika kemudian banyak yang langsung menulis ulasan negatif Highguard setelah mencobanya.
Peta Besar Tapi Terasa Kosong dan Sepi
Kalau masalah teknis mungkin bisa diperbaiki nanti, ada keluhan lain yang menyentuh soal desain game. Banyak pemain merasa gameplay Highguard terlalu lambat dan membosankan.
Game ini mempertemukan 3 pemain melawan 3 pemain lain di sebuah peta yang sangat luas.
Akibatnya, kamu lebih banyak menghabiskan waktu untuk berlari mencari lawan atau tujuan, daripada benar-benar bertarung.
Peta yang besar itu justru terasa kosong dan sepi. Interaksi dengan pemain lain menjadi jarang. Beberapa orang bercanda bahwa mereka merasa lebih seperti sedang marathon di peta Highguard daripada bermain game pertarungan.
Di Balik Ulasan Buruk, Ternyata Banyak yang Masih Peduli
Meskipun dipenuhi ulasan negatif, kalau kamu baca satu per satu, banyak di antaranya yang disertai saran yang baik.
Pemain tidak hanya marah dan pergi. Mereka seperti ingin mengatakan, “Game ini punya potensi, tapi tolong perbaiki.”
Saran yang banyak muncul misalnya, ukuran peta Highguard sebaiknya disesuaikan. Untuk mode 3 lawan 3, petanya bisa dibuat lebih kecil agar pertempuran lebih sering terjadi.
Atau, jumlah pemainnya bisa ditambah agar lebih ramai. Mereka juga meminta dengan sangat agar tim developer memperbaiki masalah performa.
Jadi, ulasan negatif untuk Highguard ini bukan sekadar cacian, tapi juga berisi harapan agar game ini bisa bangkit.

